20 Januari 2010
hosh~
pagi ini aku mengalami mimpi buruk...
ngga nyangka bakalan kayak gini......
bangun2 langsung down...
huft~
Story :
Waktu itu lagi siang,, tp tiba2 hujan. Ngga ada pilihan laen selain bertedung di warung makan. Beberapa menit hujan ngga berhenti2. Setelah beberapa jam hujan semakin deras. Tambah deras, lalu smakin deras. Warung makan yang beratap jerami pun langsung goyah terkena air hujan. Atap2 langsung pada bocor. Seluruh manusia yg ada di warung langsung jadi bingung. Kocar-kacir lari cari tempat berlindung,,yang ngga bocor tentunya...
Dalam sekejap hujan reda. Tetapi, suasana jadi hening banget. Seakan ngga terjadi apa2. Tiba2 terjadi gempa dasyat lebih dari 10 skala ritcher. Bumi gonjang-ganjing. Nah disini mulai terjadi keanehan. Gunung merapi tiba2 retak, magmapun mengalir dengan cahaya merah yang menyala. Keluarlah sebuah Naga api yang keluar dari retakan gunung merapi.
Naga api langsung mengaung seperti terlihat marah dengan kebobrokan bumi ini. Menyemburkan api magma ke segala arah. Salah saru magma yang keluar mengenai tepat di depan rumahku. Sebagian tanah meleleh menjadi magma panas. Tubuhku rasanya mau terbakar terkena aura efek panas magma.
Berkali2 naga itu menyemburkan api magma. Menghantam desaku yg tercinta(walaupun aku jarang bersosialisasi tetapi tetap menjadi tempat tinggalku yg terindah waktu kecil dulu). Begitu banyak bangunan rumah hancur akibat semburan magma sang naga. Aku pun langsung lari entah kemana mencari tempat yang aman.
Sampailah di lahan kosong yang hancur hampir tiada bentuk. Tetapi terlihat masih ada tempat berlindung, hutan hijau masih aman. Pergilah aku kesana dan bertemu anak remaja cewek yang berusaha lari menyelamatkan adiknya. Aku langsung mendekati mereka dan sama2 lari mencari tempat yang aman.
Tibalah kami di tempat nenek remaja itu. Adiknya langsung ditidurkan di kamar. Waktu itu perasaanku masih campur aduk ngga jelas. Bingung setengah mati. Jantung yang berdetak keras. Beberapa saat kemudian terjadi gempa lagi. Sepertinya naga api tadi akan datang menyerang lagi k tempat ini. Kami semua segera berlindung. Tetapi ternyata naga itu hanya lewat dan menghiraukan desa ini.
Setelah aman,kami bertiga kembali ke desa yang diserang oleh sang naga api. Sesampainya disana aku menemukan sesosok tubuh salah satu keluargaku yg tak berdaya dibawah tumpukan pecahan bangunan,"Bapakku"! Aku langsung menangis tanpa henti di tempat itu. Keluarlah semua air mataku. Aku menyesal karena telah banyak menghiraukan nasehatmu! Maap Bapak!
==================================================
Pertanda apakah ini??
Aku masih bingung...
Seperti kata orang "Kita akan merasa kehilangan seseorang disaat seseorang itu pergi dari hadapan kita"
Mungkin kira2 begitu..
Yang jelas ada 1 hal yang aku dapat dari mimpi itu...
"Aku tidak akan menyia-nyiakan orang yang mencintaiku dan aku berjanji akan melakukan hal yang terbaik untuk membahagiakan orang itu"
Dan ini tidak hanya berlaku untuk keluargaku, tetapi untuk semua orang yang mencintaiku dengan tulus (walaupun saat ini perasaanku belum peka tetapi aku akan berusaha memahami mereka semua!).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Great Guest
The Date of Life
Blog Archive
-
▼
2010
(36)
-
▼
Januari
(25)
- Ujian Alprog
- Nightmare in this morning
- Avatar The Game
- Atsuki's Takoyaki Party
- The Saboteur
- Komunitas
- The Sun Day
- Tokusatsu
- Kamen Rider W (Double)
- Game
- I'm Confused
- Double Shift
- C&C : PLAY OR DIE
- Friend's Blog
- Biograpi YUI
- Fast Night...
- Japansuki
- YUI's New Single - Gloria
- Jalan Lain
- Prototype
- Blog Template
- Blog IT
- Pemanfaatan Program Aplikasi Maple
- Curriculum Vitae
- New World
-
▼
Januari
(25)
0 komentar:
Posting Komentar